IlmuKita_Pacitan : 'Kerja cerdas lebih baik daripada kerja keras' bukan ungkapan asing yang bahkan ratusan kali Anda dengar dalam hidup Anda. Kenapa Anda pikir ungkapan ini belakangan terasa penting? Karena sekarang adalah zaman modern, di mana hidup terasa singkat dan Anda merasa waktu cepat berlalu padahal baru sedikit yang Anda kerjakan.
Seperti dilansir dari magforwoman.com, Senin (10/6/2013), jika Anda bekerja keras, maka yang Anda lakukan hanya itu-itu saja dan seringkali tak berguna. Sebaliknya, kalau Anda bekerja cerdas, Anda tak hanya akan menghemat waktu untuk bekerja optimal tapi juga menghemat energi Anda.
Saat Anda bekerja dengan cerdas, Anda cenderung menghasilkan solusi-solusi brilian dan mengatur waktu Anda dengan sangat baik . Contohnya, jika pagi hari Anda melihat meja kerja Anda berantakan, dan benda-benda tak di tempat seharusnya, Anda hanya membuang-buang waktu membereskannya.
Sebaliknya, jika Anda menyempatkan 5 menit sebelum pulang untuk membersihkan meja dan menyimpan benda-benda di tempat yang benar, Anda menghemat banyak waktu di hari berikutnya. Selain itu, fokus Anda juga akan lebih baik.
Bekerja keras biasanya diterjemahkan sebagai tindakan membanting tulang tanpa berpikir panjang. Misalnya si A bekerja keras dan terus bekerja meskipun sedang sakit. Sedangkan si B bekerja dengan efisien tapi saat dirinya sedang sakit, dia beristirahat seharian dan baru bekerja keesokan harinya.
Menurut Anda mana yang lebih baik? Tentu saja si B. Alasannya adalah karena dia beristirahat saat tubuhnya kelelahan. Dia akan kembali bekerja dengan penuh energi. Pikiran yang sehat akan menghasilkan pekerjaan yang hebat. Jika Anda ingin efisien saat bekerja tanpa memaksa diri Anda terlalu keras, Anda harus harus mulai belajar kerja cerdas.
Dengan bekerja cerdas Anda juga berarti merencanakannya lebih baik. Rasanya tak adil jika Anda menerima tugas dari beberapa orang lalu kemudian Anda disalahkan karena hasilnya tak maksimal. Anda harus belajar berencana dengan baik jika ingin bekerja cerdas.
Belajarlah untuk berkata `tidak` saat Anda tak bisa mengerjakannya. Katakan `ya` pada tugas-tugas yang menarik perhatian Anda. Para pekerja keras cenderung begitu saja menerima berbagai pekerjaan dan kemudian merasa kesulitan sendiri bahkan jatuh sakit karena terlalu memaksa diri mengerjakan berbagai tugas kantor.
Yang terakhir, bekerja cerdas lebih baik daripada bekerja keras karena bisa memelihara hubungan Anda dengan orang lain. Saat Anda bekerja keras, Anda cenderung tenggelam sendiri dalam pekerjaan dan sering mengabaikan orang-orang di sekitar Anda. Berbeda halnya jika Anda memilih kerja cerdas, Anda mengerjakan banyak hal dalam waktu singkat. Hasilnya, Anda bisa punya banyak waktu untuk bergaul dengan orang lain.
=====> Liputan 6.com
Labels
- BISNIS (1)
- BISNIS ONLINE (3)
- CINTA (5)
- INFPRMASI (3)
- INSPIRASI (3)
- Internasional (1)
- PENDIDIKAN (7)
- STATUS FACEBOOK (2)
- TECHNOLOGY (9)
About Me
Powered by Blogger.
Popular Posts
-
Selamat sore semua, semoga kalian semua tetap sehat dan bahagia Admin sore ini lagi galau tau ngak kenapa. Gimana tidak galau lihat masa ...
-
Sudah cukup Admin saja yang punya pengalaman yang gila ini. Kebayang ngak sih saat membuka inbox di YM hampir 15.000 file yang pertama mas...
-
Jaka rta, 6 Desember 2012, “Sehingga ada jaminan, siapapun nanti (Menteri) yang di Kementerian ini, harus taat dan tunduk pada UU Pendidik...
-
1. pertama install dulu ekstensi google chromenya klik disini 2. setelah di install buka video apapun di facebook pada tab baru 3....
-
Penggunaan madu lebah untuk kesehatan, kata Dr. Adji Suranto, Sp.A, dari Perhimpunan Dokter Indonesia Pengembang Kesehatan Tradisional ...
-
Download Internet Download Manager Now Free download: 4.01 MB Estimated download time: 00:03:57
Subscribe to:
Posts (Atom)
- BISNIS (1)
- BISNIS ONLINE (3)
- CINTA (5)
- INFPRMASI (3)
- INSPIRASI (3)
- Internasional (1)
- PENDIDIKAN (7)
- STATUS FACEBOOK (2)
- TECHNOLOGY (9)






