|
|
||
Cheat point blank Online Indonesia
|
||
|
||
Link Download
|
||
Klik Disini
|
||
Cheat point blank online Indonesia 24-Agustus-2013 [ 13:00 ]
=====> Download Free |
||
Labels
- BISNIS (1)
- BISNIS ONLINE (3)
- CINTA (5)
- INFPRMASI (3)
- INSPIRASI (3)
- Internasional (1)
- PENDIDIKAN (7)
- STATUS FACEBOOK (2)
- TECHNOLOGY (9)
About Me
Powered by Blogger.
Popular Posts
-
AIR JERNIH BERDAYA SEMBUH Air Jernih yang menyehatkan memiliki daya penyembuh.Entah dengan cara diminum ataupun untuk berendam. Denga...
-
Sebuah cerita fiksi yang ditulis oleh Bois, penulis copo yang masih harus banyak belajar. Cerita ini hanyalah sarana untuk mengilustrasi...
-
Allah SWT berkehendak untuk menciptakan Nabi Adam. Allah SWT berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan k...
-
Penggunaan madu lebah untuk kesehatan, kata Dr. Adji Suranto, Sp.A, dari Perhimpunan Dokter Indonesia Pengembang Kesehatan Tradisional ...
-
BUAH SIRSAK Sirsak buah yang bernama latin Annona Muricata, di kenal juga dengan nama nangka sabrang, nangka londo, nangka buris, dan di B...
-
Inilah salah satu kekayaan alam pacitan yang menjadi Obyek wisata yang begitu indah. Yang terkenal dengan Pantainya.Sebut saja salah satu...
-
Berikut sejarah kemunculan dan perkembangan internet. Sejarah intenet dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defen...
11:55 PM
CHEAT POINT BLANK ONLINE INDONESIA
Tuesday, June 11, 2013
1:01 AM
Kerja Keras atau Kerja Cerdas?
IlmuKita_Pacitan : 'Kerja cerdas lebih baik daripada kerja keras' bukan ungkapan asing yang bahkan ratusan kali Anda dengar dalam hidup Anda. Kenapa Anda pikir ungkapan ini belakangan terasa penting? Karena sekarang adalah zaman modern, di mana hidup terasa singkat dan Anda merasa waktu cepat berlalu padahal baru sedikit yang Anda kerjakan.
Seperti dilansir dari magforwoman.com, Senin (10/6/2013), jika Anda bekerja keras, maka yang Anda lakukan hanya itu-itu saja dan seringkali tak berguna. Sebaliknya, kalau Anda bekerja cerdas, Anda tak hanya akan menghemat waktu untuk bekerja optimal tapi juga menghemat energi Anda.
Saat Anda bekerja dengan cerdas, Anda cenderung menghasilkan solusi-solusi brilian dan mengatur waktu Anda dengan sangat baik . Contohnya, jika pagi hari Anda melihat meja kerja Anda berantakan, dan benda-benda tak di tempat seharusnya, Anda hanya membuang-buang waktu membereskannya.
Sebaliknya, jika Anda menyempatkan 5 menit sebelum pulang untuk membersihkan meja dan menyimpan benda-benda di tempat yang benar, Anda menghemat banyak waktu di hari berikutnya. Selain itu, fokus Anda juga akan lebih baik.
Bekerja keras biasanya diterjemahkan sebagai tindakan membanting tulang tanpa berpikir panjang. Misalnya si A bekerja keras dan terus bekerja meskipun sedang sakit. Sedangkan si B bekerja dengan efisien tapi saat dirinya sedang sakit, dia beristirahat seharian dan baru bekerja keesokan harinya.
Menurut Anda mana yang lebih baik? Tentu saja si B. Alasannya adalah karena dia beristirahat saat tubuhnya kelelahan. Dia akan kembali bekerja dengan penuh energi. Pikiran yang sehat akan menghasilkan pekerjaan yang hebat. Jika Anda ingin efisien saat bekerja tanpa memaksa diri Anda terlalu keras, Anda harus harus mulai belajar kerja cerdas.
Dengan bekerja cerdas Anda juga berarti merencanakannya lebih baik. Rasanya tak adil jika Anda menerima tugas dari beberapa orang lalu kemudian Anda disalahkan karena hasilnya tak maksimal. Anda harus belajar berencana dengan baik jika ingin bekerja cerdas.
Belajarlah untuk berkata `tidak` saat Anda tak bisa mengerjakannya. Katakan `ya` pada tugas-tugas yang menarik perhatian Anda. Para pekerja keras cenderung begitu saja menerima berbagai pekerjaan dan kemudian merasa kesulitan sendiri bahkan jatuh sakit karena terlalu memaksa diri mengerjakan berbagai tugas kantor.
Yang terakhir, bekerja cerdas lebih baik daripada bekerja keras karena bisa memelihara hubungan Anda dengan orang lain. Saat Anda bekerja keras, Anda cenderung tenggelam sendiri dalam pekerjaan dan sering mengabaikan orang-orang di sekitar Anda. Berbeda halnya jika Anda memilih kerja cerdas, Anda mengerjakan banyak hal dalam waktu singkat. Hasilnya, Anda bisa punya banyak waktu untuk bergaul dengan orang lain.
=====> Liputan 6.com
Seperti dilansir dari magforwoman.com, Senin (10/6/2013), jika Anda bekerja keras, maka yang Anda lakukan hanya itu-itu saja dan seringkali tak berguna. Sebaliknya, kalau Anda bekerja cerdas, Anda tak hanya akan menghemat waktu untuk bekerja optimal tapi juga menghemat energi Anda.
Saat Anda bekerja dengan cerdas, Anda cenderung menghasilkan solusi-solusi brilian dan mengatur waktu Anda dengan sangat baik . Contohnya, jika pagi hari Anda melihat meja kerja Anda berantakan, dan benda-benda tak di tempat seharusnya, Anda hanya membuang-buang waktu membereskannya.
Sebaliknya, jika Anda menyempatkan 5 menit sebelum pulang untuk membersihkan meja dan menyimpan benda-benda di tempat yang benar, Anda menghemat banyak waktu di hari berikutnya. Selain itu, fokus Anda juga akan lebih baik.
Bekerja keras biasanya diterjemahkan sebagai tindakan membanting tulang tanpa berpikir panjang. Misalnya si A bekerja keras dan terus bekerja meskipun sedang sakit. Sedangkan si B bekerja dengan efisien tapi saat dirinya sedang sakit, dia beristirahat seharian dan baru bekerja keesokan harinya.
Menurut Anda mana yang lebih baik? Tentu saja si B. Alasannya adalah karena dia beristirahat saat tubuhnya kelelahan. Dia akan kembali bekerja dengan penuh energi. Pikiran yang sehat akan menghasilkan pekerjaan yang hebat. Jika Anda ingin efisien saat bekerja tanpa memaksa diri Anda terlalu keras, Anda harus harus mulai belajar kerja cerdas.
Dengan bekerja cerdas Anda juga berarti merencanakannya lebih baik. Rasanya tak adil jika Anda menerima tugas dari beberapa orang lalu kemudian Anda disalahkan karena hasilnya tak maksimal. Anda harus belajar berencana dengan baik jika ingin bekerja cerdas.
Belajarlah untuk berkata `tidak` saat Anda tak bisa mengerjakannya. Katakan `ya` pada tugas-tugas yang menarik perhatian Anda. Para pekerja keras cenderung begitu saja menerima berbagai pekerjaan dan kemudian merasa kesulitan sendiri bahkan jatuh sakit karena terlalu memaksa diri mengerjakan berbagai tugas kantor.
Yang terakhir, bekerja cerdas lebih baik daripada bekerja keras karena bisa memelihara hubungan Anda dengan orang lain. Saat Anda bekerja keras, Anda cenderung tenggelam sendiri dalam pekerjaan dan sering mengabaikan orang-orang di sekitar Anda. Berbeda halnya jika Anda memilih kerja cerdas, Anda mengerjakan banyak hal dalam waktu singkat. Hasilnya, Anda bisa punya banyak waktu untuk bergaul dengan orang lain.
=====> Liputan 6.com
Subscribe to:
Posts (Atom)
- BISNIS (1)
- BISNIS ONLINE (3)
- CINTA (5)
- INFPRMASI (3)
- INSPIRASI (3)
- Internasional (1)
- PENDIDIKAN (7)
- STATUS FACEBOOK (2)
- TECHNOLOGY (9)








