Media Informasi baru

Blibli
News Update :
Blibli

Pages

Labels

Powered by Blogger.

Popular Posts

Blog Archive

PPC Iklan Blogger Indonesia
Showing posts with label INSPIRASI. Show all posts
Showing posts with label INSPIRASI. Show all posts

Serba Terbatas Bukan Berarti Tak Mampu Sukses

Wednesday, September 4, 2013

Hari ini kita bisa belajar tentang perjuangan dari pasangan tunadaksa Faisal Rusdi dan Cucu Saidah. Mereka, dengan keterbatasan fisik masing-masing, bersatu untuk saling mendukung dan melengkapi. Sejak lahir Faisal mengalami kerusakan saraf otak kecil yang membuatnya tumbuh dengan gangguan pada kedua tangan dan kaki, sementara Cucu lahir dengan dua kaki yang berbeda ukuran. Keduanya menggunakan kursi roda untuk beraktivitas, namun ruang gerak mereka sama sekali tak terbatas. Faisal dengan tekun mengembangkan bakat melukisnya dan Cucu rajin mengikuti pelatihan di luar negeri, bahkan sempat bekerja di Amerika selama setahun.


Kini, ratusan lukisan Faisal sudah dipamerkan di sejumlah negara sementara Cucu bekerja di lembaga Australia Indonesia Partnership For Justice untuk memperjuangkan hak para penyandang disabilitas. “Perjalanan ini tidak singkat. Saya justru terlambat untuk sadar dan bergerak. Semua bermula dari kesadaran bahwa saya harus melakukan sesuatu yang dapat mengubah stigma tentang para penyandang disabilitas sepeti saya. Kita tahu Allah menciptakan manusia berbeda-beda, dari segi fisik atau lainnya. Keterbatasan penyandang disabilitas juga berbeda-beda, tapi dengan Filosofi Independent Living para penyandang disabilitas tidak menjadikan keterbatasannya sebagai hambatan,” jelas Cucu.

Dream, believe, and make it happen

Sunday, September 1, 2013

Berawal dari mimpi, percaya akan mimpi tersebut dan berusaha mewujudkannya menjadi kenyataan. Begitu kira kira yang saya tangkap dari quote yang identik dengan artis serba bisa Agnes Monica,

“Dream, Believe, and Make it happen “. Mimpi, semua orang pasti punya mimpi kan? Bahkan anak anak yang masih berusia belia selalu bersemangat saat ditanya apa mimpi atau cita citanya. Ada yang bermimpi ingin jadi Presiden, Dokter, Penyanyi ataupun Pengusaha kaya. Saat kecil kita mengungkapkan mimpi kita itu seperti tanpa beban, kita tidak perlu tahu bagaimana sulitnya menggapai mimpi tersebut. Tapi seiring bertambahnya usia, saat kita bicara mimpi kita pasti telah sadar dengan perjuangan yang dibutuhkan untuk meraih mimpi tersebut.

Bicara tentang mimpi, kalau Agnes punya mimpi untuk Go internasional sebagai penyanyi profesional, saya juga punya banyak mimpi. Saat saya masih SMU mimpi saya sederhana, saya ingin bapak saya berhenti jadi tukang

Haruskah!! Balas dendam

Saturday, August 31, 2013

Ketika ada seseorang berbuat salah (atau ekstremnya, jahat) kepada kita, mungkin yang terpikir pertama kali adalah membalas dendam. Entah itu pasangan kita selingkuh, boss membuat hidup kita seperti neraka, sahabat yang menikam dari belakang, atau apa pun. 


Kita ingin orang tersebut mendapatkan balasan yang setimpal atas apa yang telah dia perbuat kepada kita. Kalau bisa sih, lebih parah. Ini normal.

Tetapi menurut saya, daripada kita sibuk berpikir keras mengenai bagaimana melampiaskan rasa sakit hati dengan balas dendam kepada orang lain, lebih baik kita berdamai dengan hal tersebut. 

Karena, satu-satunya cara untuk menahan keinginan membalas dendam adalah dengan menerima kejadian tersebut dan mengganti keinginan untuk membalas dengan berpikir positif. Atau dengan kata lain: ikhlas dan melanjutkan hidup.

Jangan merendahkan diri kita dan menjadikannya satu level dengan orang yang berbuat salah/jahat dengan kita dengan melakukan hal yang membuatnya merasakan kepedihan yang sama. Kalau kita melakukan hal tersebut, lalu apa bedanya kita dengan mereka?

Jawaban teman saya: ‘Memang nggak ada, tapi kan bikin hati puas.”
Menurut saya, yang namanya balas dendam nggak akan mengenal kata puas. Pada saat membalas dendam, kita bisa tenggelam terlalu jauh dan saat itu sudah terlalu susah untuk mengontrol diri. Ibarat bola salju yang menggelinding turun dari puncak bukit, semakin lama semakin besar, kekuatan yang berkali-kali lipat, dan bisa melukai kita. Pada saat kita ingin berhenti, mungkin terlalu susah — atau telat.

Lagipula, dengan melakukan balas dendam, sebenarnya kita sedang merencanakan kehancuran hidup jangka panjang. Bayangkan berapa banyak waktu dan energi yang terbuang untuk memikirkan apa yang harus kita lakukan supaya orang lain merasa tersiksa. 

Belum lagi perasaan sakit hati yang pasti akan terus menerus ada karena tiap kali kita memikirkan rencana tersebut, pasti rasa sakitnya muncul kembali. Lukanya akan terus menerus terbuka, padahal seharusnya sudah sembuh. Penderitaan karena rasa sakit hati nggak berkesudahan akan menjadi teman kita, yang pasti menimbulkan aura negatif. Dan menjadi negatif itu capek, serius deh.

Jadi harus bagaimana?

Menurut Confucius, balas dendam yang paling efektif adalah dengan melanjutkan hidup dan bahagia menjalaninya. Biasanya orang yang penuh rasa kebencian nggak suka melihat orang lain bahagia. Tunjukkan kepada orang yang menyakiti kita bahwa seluruh hal negatif yang yang telah dia lakukan, nggak berpengaruh terhadap kita. 

Buktinya, kita masih bisa menjalani hidup dengan baik dan lebih bahagia. Jangan berikan mereka kepuasan dengan melihat kita menderita. Mungkin pada satu titik, kita akan menyadari bahwa nggak ada yang balas dendam yang lebih sempurna selain memberikan maaf.

Oleh karena itu, kita butuh melanjutkan hidup alias move on. Hidup itu ke depan, bukan terus-terusan menoleh ke belakang. Makanya, kaca spion di mobil itu hanya ditaruh sedikit di kanan dan di kiri, karena fokus kita ada di depan. Melihat ke belakang, hanya sebagai pengingat dan supaya kita lebih awas dalam perjalanan.

Balas dendam itu mudah, tapi mengambil jalan lain menunjukkan bahwa kita adalah individu yang dewasa, yang tahu bagaimana menyikapi masalah dan mengendalikan emosi.

Lagipula, saya percaya akan karma. Kalau kita melakukan hal jelek, pasti semesta akan membalasnya. Begitu pun sebaliknya. Nggak usah kita repot-repot membalas dendam karena pasti mereka akan menerima balasannya, dan kalau kita beruntung, Tuhan akan memberikan kesempatan bagi kita untuk melihat hal tersebut terjadi.



sumber :


PPC Iklan Blogger Indonesia

BISNIS ONLINE JOIN FREE

bisnis online, jual beli online, sistem pembayaran, pembayaran online, bisnis online
 

© Copyright Shelintas ID 2010 -2011 | Design by Anton Sitya | Published by ILmuKita_Pacitan Templates | Powered by Blogger.com.