Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh
`*•Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman... bin Affan,sepintar Ali bin Ab...i Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhumღAmiin ya Rabbal " Alamin
Wahai Hawa yang akan bertahta di hatiku sebagai Calon Pendampinku.
Jika engkau mengharapkan harta menggunung tinggi, aku pasti akan mengecewakanmu..
Jika engkau mengharapkan wajah setampan pangeran, aku pasti akan mengecewakanmu..
Jika engkau mengharapkan layanan sebaik khadam, aku pasti akan mengecewakanmu..
Jika engkau mengharapkan teman yang setia di sisi, aku pasti akan mengecewakanmu..
Wahai Hawa yang akan bertahta di hatiku sebagai Calon pendampingku.
Sebelum benar-benar engkau hadir, inginku bertanya sesuatu padamu..
Adakah engkau sanggup menerimaku sebagai suami jika tidur lenamu ku ganggu untuk kita bersama-sama munajat padaNya..
Adakah engkau sanggup jika aku tidak sudi menjadi imammu untuk shalat subuh dirumah kerena ku ingin sholat subuh berjemaah di masjid..
Adakah engkau sanggup jika selepas pulangku dari shalat berjemaah aku tidak merelakan engkau tidur semula..malahan aku ingin menghidupkan majlis taklim (saling berkongsi pengisian) antara aku & dirimu..
Adakah engkau sanggup jika setiap pagi aku ingin membacakan mathurat bersama mu..
Adakah engkau sanggup jika selepasku pulang dari bekerja, aku masih lagi dengan tugasku di luar..
Adakah engkau sanggup jika ketika aku di rumah,aku sering meminta izin untuk keluar dengan alasan berjumpa rakan-rakan sedangkan pada hakikatnya aku ingin meneruskan medan perjuanganku..
Adakah engkau sanggup jika setiap isnin & khamis kau menemaniku berpuasa sunat..
Adakah engkau sanggup jika bersama-samaku menghidupkan sunnah Rasulullah SAW dalam kehidupan kita..
Adakah engkau sanggup jika aku menasihatimu & membawamu lebih mendekatiNya..
Adakah engkau sanggup jika akan ada malam tertentu rumah kita akan dipenuhi orang untuk majlis ilmu..
Adakah engkau sanggup jika tetamu kita sering bertamu sehingga tidur di rumah kita karena ia mungkin akan mengganggu kita..
Adakah engkau sanggup jika ujung minggu kita dipenuhi dengan menziarahi orang tua kita..
Adakah engkau sanggup engkau mendengarkannya jika aku menceritakan kisah sirah Rasulullah SAW & perjuangan para sahabat kepada anak-anak kita sebelum mereka tidur..
Adakah engkau sanggup jika aku tidak merelakan engkau memberi berbagai kemewahan pada anak-anak kita karena aku ingin mereka menjadi hambaNya yang bersyukur selalu..
Adakah engkau sanggup jika tanganmu sentiasa ku pegang walau ke mana arah tertuju ketika kita berjalan bersama..
Adakah engkau sanggup jika keluar berjalan denganku yang engkau pakai pakaian tertutup rapat yang mungkin di hadapan hambaNya yang lain..
Adakah engkau sanggup jika nafkah yang kuberikan tidak tidak sesuai dengan yang engkau harapkan..
Adakah engkau sanggup jika Penghasilanku tidak sesuai dengan yang engkau harapkan...
Adakah engkau sanggup jika ujian Allah itu datang kepadaku untuk menyunting bunga yang lain untukku..
Adakah engkau sanggup jika segala ini benar-benar berlaku???
Wahai Hawa yang akan bertahta di hatiku sebagai Calon Pendampingku.
Aku tahu bagimu pernikahan itu menghalalkan segalanya…tapi lain dari persepsiku…
Sememangnya benar pernikahan itu menghalalkan segala apa yang terhijab antara aku dan dirimu…
Tapi aku ingin kau juga mengetahui & mengerti bahawa pernikahan jua adalah jalanku untuk ke syurgaNya..
Pernikahan jua adalah jalan untuk kita melahirkan mujahid mujahidah yang soleh solehah..
Sememangnya aku akan berusaha semampuku untuk membahagiakanmu karena walau apa yang berlaku,
Kau tetap istriku tika itu..
Namun telah ku nekad dalam diriku untuk terus memperjuangkan segala apa yang ku perjuangkan kini…
Aku memberitahu segala ini terlebih awal karena aku tidak ingin engkau menyesali jika perkara ini akan terjadi..
Karena itu telah dari awal ku sediakan diriku untuk membiarkan engkau mencari yang terbaik untuk dirimu..
Karena cukuplah Allah bagiku..
mungkin bersamaku akan membuatkan dirimu merasa bosan & tiada kehidupan ..
Tapi sadarlah wahai bakal istriku bahawa cara hidup Rasulullah SAW itulah yang terbaik..
Dalam rumah tangga kita pasti ada senda guraunya..
Cuma aku mungkin akan lebih sibuk dengan gerak kerja ku di jalan-Nya..
Kerana telah ku pilih jalan-Nya..hingga akhir hayatku akan ku terus di jalan-Nya dan..
Ku bermohon semoga hembusan nafasku yang terakhir jua adalah di jalan-Nya..terimalah diriku seadanya
Dunia ini sudah tidak lama lagi..jika ada jodoh di dunia,
Kita akan bertemu atas ikatan pernikahan yang sah atas namaNya..
Tidak ku mengharapkan engkau seorang yang terlalu mulia..
Cukuplah bagiku jika engkau sadar hakikat dirimu yaitu hamba Allah..
Karena jika engkau sadar, pastinya engkau akan menjalankan tanggungjawabmu sebagai hambaNya..
Jika tiada jodoh kita di dunia... semoga kan bertemu di syurga..insyaAllah..
Aku ingin engkau tahu bahawa cinta Ilahi tetap yang utama di hatiku..dan aku mencintaimu kerana-NYA~
Sekian warkah khas untukmu wahai Hawa yang akan bertahta di hatiku sebagai Calon Pendampingku.
_________________________( ^ ^ )_________________________
§
Hamba Allah
`*•Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman... bin Affan,sepintar Ali bin Ab...i Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhumღAmiin ya Rabbal " Alamin
Wahai Hawa yang akan bertahta di hatiku sebagai Calon Pendampinku.
Jika engkau mengharapkan harta menggunung tinggi, aku pasti akan mengecewakanmu..
Jika engkau mengharapkan wajah setampan pangeran, aku pasti akan mengecewakanmu..
Jika engkau mengharapkan layanan sebaik khadam, aku pasti akan mengecewakanmu..
Jika engkau mengharapkan teman yang setia di sisi, aku pasti akan mengecewakanmu..
Wahai Hawa yang akan bertahta di hatiku sebagai Calon pendampingku.
Sebelum benar-benar engkau hadir, inginku bertanya sesuatu padamu..
Adakah engkau sanggup menerimaku sebagai suami jika tidur lenamu ku ganggu untuk kita bersama-sama munajat padaNya..
Adakah engkau sanggup jika aku tidak sudi menjadi imammu untuk shalat subuh dirumah kerena ku ingin sholat subuh berjemaah di masjid..
Adakah engkau sanggup jika selepas pulangku dari shalat berjemaah aku tidak merelakan engkau tidur semula..malahan aku ingin menghidupkan majlis taklim (saling berkongsi pengisian) antara aku & dirimu..
Adakah engkau sanggup jika setiap pagi aku ingin membacakan mathurat bersama mu..
Adakah engkau sanggup jika selepasku pulang dari bekerja, aku masih lagi dengan tugasku di luar..
Adakah engkau sanggup jika ketika aku di rumah,aku sering meminta izin untuk keluar dengan alasan berjumpa rakan-rakan sedangkan pada hakikatnya aku ingin meneruskan medan perjuanganku..
Adakah engkau sanggup jika setiap isnin & khamis kau menemaniku berpuasa sunat..
Adakah engkau sanggup jika bersama-samaku menghidupkan sunnah Rasulullah SAW dalam kehidupan kita..
Adakah engkau sanggup jika aku menasihatimu & membawamu lebih mendekatiNya..
Adakah engkau sanggup jika akan ada malam tertentu rumah kita akan dipenuhi orang untuk majlis ilmu..
Adakah engkau sanggup jika tetamu kita sering bertamu sehingga tidur di rumah kita karena ia mungkin akan mengganggu kita..
Adakah engkau sanggup jika ujung minggu kita dipenuhi dengan menziarahi orang tua kita..
Adakah engkau sanggup engkau mendengarkannya jika aku menceritakan kisah sirah Rasulullah SAW & perjuangan para sahabat kepada anak-anak kita sebelum mereka tidur..
Adakah engkau sanggup jika aku tidak merelakan engkau memberi berbagai kemewahan pada anak-anak kita karena aku ingin mereka menjadi hambaNya yang bersyukur selalu..
Adakah engkau sanggup jika tanganmu sentiasa ku pegang walau ke mana arah tertuju ketika kita berjalan bersama..
Adakah engkau sanggup jika keluar berjalan denganku yang engkau pakai pakaian tertutup rapat yang mungkin di hadapan hambaNya yang lain..
Adakah engkau sanggup jika nafkah yang kuberikan tidak tidak sesuai dengan yang engkau harapkan..
Adakah engkau sanggup jika Penghasilanku tidak sesuai dengan yang engkau harapkan...
Adakah engkau sanggup jika ujian Allah itu datang kepadaku untuk menyunting bunga yang lain untukku..
Adakah engkau sanggup jika segala ini benar-benar berlaku???
Wahai Hawa yang akan bertahta di hatiku sebagai Calon Pendampingku.
Aku tahu bagimu pernikahan itu menghalalkan segalanya…tapi lain dari persepsiku…
Sememangnya benar pernikahan itu menghalalkan segala apa yang terhijab antara aku dan dirimu…
Tapi aku ingin kau juga mengetahui & mengerti bahawa pernikahan jua adalah jalanku untuk ke syurgaNya..
Pernikahan jua adalah jalan untuk kita melahirkan mujahid mujahidah yang soleh solehah..
Sememangnya aku akan berusaha semampuku untuk membahagiakanmu karena walau apa yang berlaku,
Kau tetap istriku tika itu..
Namun telah ku nekad dalam diriku untuk terus memperjuangkan segala apa yang ku perjuangkan kini…
Aku memberitahu segala ini terlebih awal karena aku tidak ingin engkau menyesali jika perkara ini akan terjadi..
Karena itu telah dari awal ku sediakan diriku untuk membiarkan engkau mencari yang terbaik untuk dirimu..
Karena cukuplah Allah bagiku..
mungkin bersamaku akan membuatkan dirimu merasa bosan & tiada kehidupan ..
Tapi sadarlah wahai bakal istriku bahawa cara hidup Rasulullah SAW itulah yang terbaik..
Dalam rumah tangga kita pasti ada senda guraunya..
Cuma aku mungkin akan lebih sibuk dengan gerak kerja ku di jalan-Nya..
Kerana telah ku pilih jalan-Nya..hingga akhir hayatku akan ku terus di jalan-Nya dan..
Ku bermohon semoga hembusan nafasku yang terakhir jua adalah di jalan-Nya..terimalah diriku seadanya
Dunia ini sudah tidak lama lagi..jika ada jodoh di dunia,
Kita akan bertemu atas ikatan pernikahan yang sah atas namaNya..
Tidak ku mengharapkan engkau seorang yang terlalu mulia..
Cukuplah bagiku jika engkau sadar hakikat dirimu yaitu hamba Allah..
Karena jika engkau sadar, pastinya engkau akan menjalankan tanggungjawabmu sebagai hambaNya..
Jika tiada jodoh kita di dunia... semoga kan bertemu di syurga..insyaAllah..
Aku ingin engkau tahu bahawa cinta Ilahi tetap yang utama di hatiku..dan aku mencintaimu kerana-NYA~
Sekian warkah khas untukmu wahai Hawa yang akan bertahta di hatiku sebagai Calon Pendampingku.
_________________________( ^ ^ )_________________________
§
Hamba Allah






0 comments:
Post a Comment