Media Informasi baru

Blibli
News Update :
Blibli

Pages

PPC Iklan Blogger Indonesia

NOVEL SURAT KECIL UNTUK TUHAN

Monday, June 18, 2012

ANDAI Aku BISA KEMBALI
Aku INGIN TIDAK ADA TANGISAN
ANDAI Aku BISA KEMBALI
Aku TIDAK INGIN ADA LAGI HAL YANG SAMA TERJADI PADAKU
TERJADI PADA SIAPAPUN
TUHAN ANDAI Aku BISA MEMOHON
JANGAN ADA TANGIS DAN DUKA DI DUNIA LAGI
TUHAN ANDAI Aku BISA MENULIS SURAT UNTUKMU
JANGAN PISAHKAN Aku DARI SAHABAT DAN ORANG YANG Aku SAYANGIN.
Aku INGIN MENJADI DEWASA SEPERTI BURUNG YANG BISA TERBANG
KETIKA IA DEWASA
Aku INGIN AYAH MELIHAT Aku KETIKA Aku MEMILIKI LAGI KEINDAHAN
GERAIAN RAMBUT..
TUHAN SURAT KECILKU INI..
ADALAH PERMINTAAN TERAKHIKU ANDAI Aku BISA KEMBALI..
Itulah untaian kata yang tertera dalam surat kecilnya kepada Tuhan. Agnes
Davonar, yang lebih dikenal sebagai cerpenis online mendapat kesempatan untuk
menuangkan kisah nyata gadis kecil ini dalam sebentuk karya sastra.
Dialah Gitta Sassa Wanda Cantika, kita mengenalnya sebagai mantan artis cilik
era 1998. gadis kecil inilah tokoh utama dalam novel Surat Kecil Untuk Tuhan
yang divonis menderita kanker ganas dan diprediksi hidupnya hanya tinggal 5 hari
lagi.

Di usianya yang baru menginjak 13 tahun, sebuah kanker ganas yang langka
mnyerangnya dan nyaris membuat wajahnya menjadi tampak seperti monster.
Dokter yang memeriksanya memvonis gitta ..... dia akan mati dalam waktu 5 hari
bila tidak melakukan operasi.
Orang tuanya berat mengambil keputusan, bagaimanapun juga sebagai orang
tuanya, mereka tidak tega melihat separuh wajah putrinya harus hilang karena
operasi.
Kasus kanker ganas yang diidap oleh Gitta menjadi kasus pertama yang terjadi di
Indonesia dan menjadi sebuah perdebatan di kalangan kedokteran karena kanker
tersebut biasa hanya terjadi pada orang tua.
Namun, Tuhan memang maha adil. Dengan segala upaya akhirnya orang tua nya,
Gitta mendapatkan kesempatan untuk sembuh setelah bertahan selama 6 bulan
melalui kemotrapi untuk membunuh sel - sel kanker yang menggerogoti tubuhnya.
Sekali Kemotrapi, mampu merontokka semua rambut yang ada di tubuhnya, dan
tubuh kecil Gitta harus menjalaninya hingga .. 25 kali untuk bisa sembuh.
Namun..., ketegaran Gitta dan semangatnya untuk terus bertahan hidup mampu
membuatnya mengirup udara 6 bulan lebih lama. Dunia kedokteran pun dibuat
tercengang atas keberhasilan tim dokter Indonesia memperlambat pertumbuhan
sel kanker Ditta. Karena dalam beberapa kasus yang terjadi, kanker langka ini
mampu merenggut nyawa hanya dalam hitungan hari.
Ketika semua orang bersuka cita pada kesembuhan gitta, namun rupanya
kesempatan sembuh itu hanya sebuah kesempatan.
etelah 6 bulan.., kanker itu datang kembali dengan menjadi lebih ganas. Gitta pun
pasrah melewatkan hidupnya dengan kanker yang semakin mengganas wajahnya
hingga menyentuh paru parunya.
Hebatnya, dengan wajah yang hampir menghilang dan menyerupai monster, ia
nekad ingin sekolah menyelesaikan pendidikannya. Hinaan bahkan cacian dari
orang orang yang melihatnya tidak ia pedulikan. Dan, yang paling menyedihkan
adalah ketika ujian kenaikan kelas disaat tangannya tak mampu lagi bergerak
hingga hidungnya mimisan mengeluarkan darah, dirinya masih ingin terus ujian
dan lulus naik kelas.
Tekadnya sekuat baja sampai - sampai ibu Megawati memberikan penghargaaan
khusus padanya sebagai siswa teladan.
Tapi.... kematian adalah sebuah kepastian. Tuhan mempunyai rencana lain dalam
diri gadis itu. Membebaskannya dari rasa sakit yang dideritanya.
Dan akhirnya, setelah 3 tahun lamanya ia berperang melawan ganasnya kanker,
Tuhan datang menjemputnya.
Biografi Ditta ditulis ulang oleh Agnes Danovar dan diterbitkan oleh Gramedia.
Kisah yang menyentuh ini merupakan sebuah inspirasi kehidupan. Bagaimana
seorang gadis kecil mampu berjuang dengan begitu hebatnya, hingga di detik -
detik kematiannya... ia dapat merampungkan Sebuat surat yang ditujukan
kepada Tuhan dan kepada kita semua....
Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

PPC Iklan Blogger Indonesia
 

© Copyright Shelintas ID 2010 -2011 | Design by Anton Sitya | Published by ILmuKita_Pacitan Templates | Powered by Blogger.com.